Category Archives: Anak

info perkembangan balita

Info Perkembangan Balita Mengenai Tinggi Badan Kurang Optimal

Ibu sekarang bisa mengetahui tentang info perkembangan balita dengan sangat mudah. Fasilitas kesehatan sudah mudah didapatkan, bidan ada di setiap desa, serta klinik juga sudah ada di hampir setiap kota. Bahkan, ada juga sesi konsultasi kesehatan online yang bisa ibu lakukan melalui situs www.ibudanbalita.com. Yang pasti, sudah ada fasilitas yang bisa ibu pilih.

Sayangnya, masih banyak orang tua yang tidak sadar pentingnya memperhatikan perkembangan balita. Ini tidak hanya seputar bagaimana agar anak sehat saja. Lebih dari itu, sebagai orang tua, ibu juga harus memperhatikan bagaimana perkembangan fisik dan mentalnya.

Berbicara tentang perkembangan fisik, ibu harus tahu berapa tinggi badan anak dan juga berat badan anak di usia tertentu. Standar normalnya sudah ditentukan oleh para ahli kesehatan. Dengan demikian, ibu bisa tahu apakah anak memiliki perkembangan fisik normal atau tidak.

Tinggi Badan Normal Balita

Sering kali orang mengatakan balita di negara maju itu tinggi. Hal tersebut disebabkan balita di negara tersebut mengkonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi. Pada kenyataanya memang demikian. Harus diakui, kesadaran gizi di Indonesia masih jauh jika dibandingkan dengan di luar negeri. Orang luar negeri lebih mementingkan kandungan protein daripada karbohidrat.

Terlepas dari hal tersebut, ada standar yang berbeda antara perkembangan tinggi badan balita Indonesia dengan balita di luar negeri. Info tentang perkembangan balita yang satu ini harus ibu ketahui.

Untuk balita laki-laki usia 1 tahun, idealnya mereka memiliki tinggi badan 75,7 cm untuk laki-laki dan 74 cm untuk balita perempuan. Sementara itu, untuk balita usia 2 tahun tinggi badan idealnya 87,8 cm untuk laki-laki dan 86,4 cm untuk perempuan. Ketika usianya sudah mencapai 3 tahun, tinggi ideal balita laki-laki harusnya 96,1 cm untuk laki-laki cm dan 95,1 cm untuk perempuan.

Mungkin ibu bertanya siapa yang membuat standar tersebut? Standar ini ditentukan oleh WHO (World Health Organization). Ini merupakan organisasi kesehatan dunia yang memang fokus mengawasi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dengan harapan semua orang bisa hidup sehat.

Sekarang, ibu bisa mengukur tinggi badan sang buah hati, apakah sudah ideal atau belum. Jika belum, mungkin ibu perlu memberikan makanan yang bergizi, terutama makanan yang mengandung protein tinggi. Memberikan susu Frisian Flag juga sangat penting mengingat kandungan nutrisi di dalam susu lengkap dan seimbang, terutama kandungan kalsium yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan tulang.

Pendek bukan hanya genetika

Sebenarnya, belum terlambat jika saat balita, ibu sudah mulai memberikan makanan dan minuman yang bergizi agar tumbuh kembangnya maksimal. Sayangnya, banyak orang tua yang menganggap tinggi badan anak itu faktor genetika. Tentu anggapan tersebut tidak salah. Hanya saja, faktor genetika tidak berperan secara dominan. Ada faktor lain yang tak kalah berpengaruh, yaitu gizi.

Meskipun, ibu harus mengetahui lebih banyak lagi mengenai info tumbuh kembang balita. Selain faktor gizi dan juga faktor genetika, hal ini juga disebabkan oleh kebiasaan yang ibu lakukan selama masa kehamilan.

Survey membuktikan ibu hamil yang mengkonsumsi makanan yang mengandung gula dan lemak yang tinggi berpotensi membuat bayi pendek ketika lahir dan dewasa nanti. Oleh sebab itu, saat hamil, seorang ibu dilarang terlalu banyak mengkonsumsi makanan seperti cokelat. Jadi, kandungan gula dan lemak ini tidak hanya berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin di dalam kandungan saja, melainkan juga bayi ketika sudah dilahirkan nanti. Ada risiko perkembangannya kurang maksimal.

Tidak hanya faktor makanan saja. Ibu hamil yang jarang melakukan aktivitas fisik juga rentan memiliki bayi dengan ukuran tubuh kecil dan pendek. Saat ini, para ahli kesehatan hamil semakin giat mengkampanyekan pola hidup sehat bagi ibu hamil dengan cara melakukan senam ibu hamil. Tentu bukan hanya senam saja yang bagus untuk seorang ibu hamil. Kegiatan fisik lainnya seperti jalan sehat, berenang, atau yoga ibu hamil pun sangat baik untuk perkembangan bayi nanti ketika sudah lahir.

Malas mengkonsumsi sayuran dan buah juga menjadi faktor lainnya. Ini bukan hanya kemalasan saja, tapi juga karena banyaknya makanan fast food yang lebih mudah didapatkan. Apalagi masyarakat saat ini sudah sangat terbiasa dengan jenis makanan seperti ini sehingga sulit bagi mereka untuk mengkonsumsi makanan yang terbuat dari sayuran.

Dari keterangan tersebut, ibu sekarang sudah tahu info perkembangan anak, bukan? Jadi, tinggi badan balita itu tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetika dan juga makanan yang ibu siapkan setiap hari. Yang tidak banyak orang pahami adalah bawasannya tumbuh kembang balita ternyata sangat dipengaruhi oleh bagaimana pola hidup saat sedang masa kehamilan.

Meskipun demikian, ibu tidak boleh patah arang jika balita ibu memiliki tinggi di bawah ideal. Ada banyak upaya yang bisa ibu lakukan. Ikuti saran dari dokter dan simak juga diskusi para orang tua di forum ibu dan balita. Akan ada masukan atau saran yang bisa ibu terapkan untuk membantu memaksimalkan perkembangan sang buah hati.

Perlukah suplemen untuk pertumbuhan tulang? Sebaiknya ibu berkonsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu sebelum membelikan suplemen seperti ini. Sebenarnya, dengan memilihkan makanan yang bergizi tinggi dan memberikan susu balita terbaik sudah cukup untuk membuat perkembangan tulang maksimal. Yang banyak dilewatkan adalah bagaimana anak dimotivasi untuk lebih banyak beraktivitas fisik.

perkembangan bayi 2 bulan

Perkembangan Bayi 2 Bulan

Walaupun pasangan sangat solid selama masa honey moon (bulan madu), kalau sudah membahas bayi tingkat kesulitan hubungan sudah level dewa. Pasalnya, membesarkan anak tidak hanya butuh tekad dan komunikasi yang baik, melainkan ilmu pengetahuan dibutuhkan. Hal ini menjelaskan mengapa pencarian seputar perkembangan bayi 2 bulan cukup tinggi.

Membahas perkembangan bayi 2 bulan tentu menyenangkan bagi banyak orang tua. Kenapa? bila bayi sudah mencapai usia 2 bulan, artinya orang tua sudah sukses melewati tahap pertama yang terbilang mengerikan. Bayangkan saja, punya bayi pertama kali atau ketiga kali sekalipun usia 1 bulan sudah pasti menyiksa bagai kamp tentara. Tengah malam disuruh bangun dan menyelesaikan beragam misa dengan hanya bermodal bahasa kalbu.

Potensi bayi 2 bulan begitu beragam, mulai dari hal yang mungkin orang tua mudah sadari sampai dengan beragam aspek yang bikin geleng – geleng kepala. Berbeda dengan orang dewasa yang sudah matang, batu loncatan bayi 2 bulan hanyalah lompatan kelinci, kecil dan pendek. Jangan bayangkan bayi 2 bulan mendadak bisa bicara atau mungkin siap menari balet, kecuali terjadi mukjizat dari yang maha kuasa.

Bayi 2 bulan punya perkembangan yang terbilang menyeluruh. Dapat dikatakan nyaris seluruh bagian tubuh bayi mengalami masa perkembangan yang cukup berbeda dengan umur 1 bulan. Bagi ayah bunda atau pembaca yang penasaran seperti apa tumbuh kembang bayi 2 bulan ? langsung saja cek daftar perkembangan berikut ini :

1. Ngeces
Ngeces berarti mengeluarkan air liur berlebih. Kadang – kadang aktivitas ini dianggap menjijikkan. Pasalnya, setiap kali bayi ngeces baju akan basah dengan air liur yang selama ini dianggaps sesuatu yang jelek. Bahkan, beberapa bunda sampai menyalahkan diri dan pasangan menyangkut mitos bayi ngeces sebab waktu hamil ngidamnya tidak dipenuhi.

Jangan khawatir, ngeces bayi tidak berbahaya, justru, sangat bermanfaat. Pada umur 2 bulan, bayi belum mampu membedakan mana barang berbahaya dan mana yang tidak. Akibatnya, setiap ada barang yang taruh dekat bayi dengan senang hati dimasukkan dalam mulut. Bisa dibayangkan betapa banyak kuman dan bakteri dalam barang tersebut, apalagi yang kurang jelas asalnya.

Air liur bayi sebetulnya punya fungsi membunuh bakteri dan kuman dalam mulut, dan pertumbuhan gigi. Ya, beberapa bayi sudah menunjukkan tanda tumbuh gigi di usia yang cukup dini. Karenanya bagi orang tua yang merasa bayi terlalu sering ngeces, tidak perlu khawatir, sudah sewajarnya kok.

2. Berputar
Salah satu jenis foto bayi yang cukup populer adalah bayi dalam posisi merangkak atau berbaring dengan mengangkat kepala. Kalau ayah bunda menyukai pose satu ini, berarti dua bulan merupakan saat yang cukup tepat. Leher si kecil sudah lebih kuat dibanding umur satu tahun, sehingga dirinya mungkin penasaran seperti apa rasanya mengangkat kepala.

Bunda ayah bisa menyadari fenomena mengangkat kepala ini ketika di berbaring di kasur. Tidak perlu buru – buru, bayi memang hanya mampu mengangkat kepala dalam waktu sepersekian detik saja. Orang tua hanya punya kewajiban mengawasi bayi apabila ternyata buah hati salah angkat kepala atau cidera.

3. Menendang
Kalau dulu bayi hanya bisa dibedong dengan kain tanpa ada gerakan pasti. Gerakan bayi pada usia 1 bulan saja tidak jelas dan cenderung acak. Karenanya pada usia 2 bulan, bayi seharusnya sudah mulai mampu mengambil alih koordinasi tubuh.

Gerakan – gerakan simpel seperti menendang atau melambaikan tangan sudah termasuk hal bagus. Koordinasi otak dengan tubuh perlahan tapi pasti teratur. Kalau orang tua sampai melihat bayi mulai bergerak – gerak mau nendang, arahkan saja, tapi jangan keseringan supaya buah hati berusaha sendiri pula.

4. Genggaman tangan
Ruas jari dirancang untuk mengenggam. Ya, sebagian besar aktivitas manusia seperti menulis, memasak, sampai menciptakan momen romantic saja sangat butuh genggaman. Kemampuan dasar satu ini justru pertama kali dilatih pada usia 2 bulan. Ayah bunda bisa menyodorkan jari ke dekat telapak tangan bayi dan secara naluri bayi akan mencoba mengenggam.

5. Kemampuan telinga
Pada beberapa adegan film, kebanyakan karakter yang terpisah dari orang tuanya mencoba menemukan kembali berdasarkan suara yang dirinya pernah dengar. Sewaktu bayi baru lahir, pendengaran terbilang minim, bagaikan berada dalam laut dalam. Menginjak usia 2 tahun seharusnya telinga bayi sudah semakin maju.

Walaupun pendengaran belum sempurna, tapi bayi sudah mampu membedakan suara satu orang dengan orang lain. Dalam artian, rasa kedekatan bayi terhadap seseorang di masa depan nanti ditentukan pada suara siapa yang paling sering terdengar. Walaupun, perasaan ini terkubur dalam alam bawah sadar yang hanya bisa diakses tanpa sepengetahuan pemilik tubuh nantinya.

6. Imunisasi
Banyak sekali bahaya mengancam di luar sana. Kuman dan bakteri sudah dapat dipastikan akan menyerang si kecil pada satu titik. Karena alasan inilah imunisasi banyak diciptakan guna memastikan masa depan anak tetap optimal.

Usia 2 bulan, merupakan usia cukup rentan. Imunisasi sebagai pertahanan tubuh eksternal banyak ditawarkan rumah sakit. Selama dokter memberi rekomendasi, seharusnya tubuh bayi sudah mampu menerima imunisasi.

Nah itu tadi 6 perkembangan yang mungkin telah muncul dalam diri bayi. Harap diingat, beberapa bayi mungkin tidak mengalami batu loncatan yang sama. Jangan khawatir perbedaan perkembangan bayi 2 bulan tidak selalu berarti ada yang salah dengan diri anak.

perkembangan bayi 10 bulan

Standard Perkembangan Bayi 10 Bulan

Si kecil sudah semakin besar dan sehat hingga usia yang 2 bulan lagi menginjak setahun. Hati orang tua tentu berbinar mengingat kesuksesan orang tua terletak pada perkembangan bayi 10 bulan itu sendiri. Kalau buruk, maka perlu banyak koreksi, namun jika ternyata baik orang tua bisa bernafas lega dan mulai memikirkan bagaimana meningkatkan pendidikan anak ke depan.

Kata baik sebetulnya sangat relatif. Pencapaian untuk dibilang baik seringkali berdasarkan ukuran rata – rata menurut masing – masing orang. Sebagai contoh, pemuka agama sering dianggap ukuran baik atau idola individu dijadikan ukuran kebaikan itu sendiri. Bicara mengenai bayi, ukuran baik bagi seorang bayi dapat dilihat dari standard pertumbuhan bayi itu sendiri.

Manusia tidak hidup sendirian. Setiap orang pasti pernah membandingkan sesuatu atau dirinya secara sadar atau tidak. Kata sukses, bahkan menjadi pedoman seseorang dalam bekerja yang ternyata berdasar dari orang lain yang diidolakan. Dalam kasus bayi, penelitian demi pengamatan telah dilaksanakan guna menemukan rata – rata pertumbuhan bayi yang menjadi tolak ukur setiap pertumbuhan bayi yang ada.

Tubuh manusia seringkali dikaitkan dengan alam semesta. Terlihat simpel walau sebetulnya sangat kompleks jika dikaji lebih lanjut. Tentu, standard perkembangan bayi 10 bulan dibagi menjadi beberapa aspek supaya tidak terlalu penuh. Ketiga aspek tersebut yakni aspek tidur, aspek makan, dan aspek komunikasi. Lanjutan dari artikel ini tentu saja menjabarkan tiap aspek agar bunda dan ayah mendapat pencerahan lebih lanjut.

Aspek Tidur

Semua orang tua dengan pengalaman mengasuh bayi pasti tahu bahwa jam tidur seringkali bermasalah. Pertama kali bayi keluar dari rahim, hidup di dunia saja, sudah membuat tantangan tersendiri. Pasalnya, orang tua akan dibangunkan tengah malam oleh si kecil tanpa alasan yang jelas. Minggu pertama sudah bak pelatihan tentara atau istilah barat ‘boot camp’. Bagaimana tidak? tangisan bayi dengan keinginan yang sukar diketahui membuat malam pertama demikian seru.

Bertambah usianya bayi seringkali membuat tidur menjadi lebih teratur. Lambat laun, bangun tengah malam bukan lagi masalah bagi orang tua. Bayi mampu tidur lelap tanpa perlu disuruh selama diantar dan diberi air susu ibu. Tidur siang, biasa dilakukan dua kali sehari, sehingga sore dimana ayah bunda santai di rumah, bayi bisa langsung bermain bersama dengan energi yang sudah penuh.

Usia 10 bulan, bayi tidak hanya mampu mengatur jam tidur sendiri namun juga mengurangi jatah tidur. Sebelum usianya mencapai tahap sekarang ini (10 bulan) bayi perlu tidur dua kali di siang hari dan sekali di malam hari. Namun, kebanyakan bayi 10 bulan hanya memerlukan tidur sekali di siang hari dan sekali di malam hari. Kendati demikian, masih ada beberapa bayi yang memilih tidur dua kali di siang hari.

Manapun refrensi tidur bayi, ayah dan bunda harus sadar strategi tidur itu penting. Tidur terlalu cepat berarti ada energi melimpah di sore hari, namun tidur terlalu lamban juga buat masalah. Pasalnya, kalau sampai bayi kebanyakan energi di malam hari, maka orang tua turut kesulitan karena bayi tidak akan mau tidur sampai kelebihan energi berhasil dihilangkan. Maka dari itu, saat paling tepat untuk si kecil tidur siang adalah siang bolong dimana energi terbakar di sore hari dan diisi pada malam hari.

Aspek Makan

Tumbuh gigi pertama kali tentu sudah dinanti banyak bunda. Sebagian besar bayi berusia 7 bulan keatas sudah memiliki gigi walau mungkin belum lengkap. Apabila gigi bayi saat ini tak kunjung tumbuh, bunda dan ayah tak perlu patah semangat. Kemampuan pencernaan dan indera perasa sudah lebih jauh meningkat walaupun belum ada gigi sekalipun.

Bunda atau ayah yang gemar memasak akan merasakan asyiknya punya bayi 10 bulan. Sudah banyak bahan makanan yang bisa dikonsumsi si kecil dengan pengolahan sedemikian rupa. Orang tua harus rajin membaca resep, mencoba beragam kombinasi bahan baik sayur atau buah, dan mencari bubur bayi di pasaran untuk dihidangkan pada si kecil.

Kemampuan indera perasa bayi cukup sensitif. Guna menghindari karakter gemar pilih – pilih makanan, ada baiknya bayi memang sudah dilatih untuk memakan bahan makanan apapun sejak dini. Kalau perlu, latih kemandirian bayi pula dengan memancing makan sendiri. Sediakan saja taplak dibawah meja bagi bunda yang tidak ingin terlalu banyak kekacauan.

Aspek Komunikasi

Komunikasi merupakan landasan manusia sebagai mahluk sosial. Sebagai satu – satunya jalur penyampaian pendapat, perasaan, dan kebutuhan, sudah pasti komunikasi jadi kunci utama. Berhubung bayi masih tumbuh, tentu komunikasi menjadi bagian penting dari keseluruhan pendidikan anak. Jangan sampai salah kaprah malah merusak pola komunikasi si kecil nantinya.

Otak dan lidah bayi belum mampu mengucapkan kata satu kalimat penuh atau merespon pidato presiden. Akan tetapi, perkembangan komunikasi bayi sebaiknya tidak diremehkan begitu saja. Ayah bunda mungkin sadar bayi senang menirukan gerak gerik ayah bunda. Mulai dari menyisir rambut, berjalan, atau bahkan cara tertawa.

Ya, meniru adalah hal pertama yang bayi bisa lakukan guna mengembangkan kemampuan komunikasi. Tentu saja, objek meniru pertama kali adalah orang terdekat seperti ayah bunda, kakak, nenek, atau bahkan pengasuh. Hal baik akan berbuah baik dan hal buruk akan berbuah buruk. Berhati – hatilah dalam bersikap jika tidak ingin merusak perkembangan bayi 10 bulan.

Mengatakan tidak untuk anak-anak secara positif

Apakah Anda pikir Anda dapat mengatakan tidak kepada anak-anak dengan cara yang positif, untuk memberitahu mereka bukan tanpa mengatakan tidak? Saya akan menunjukkan Anda yang tidak hanya mungkin, tapi juga lebih dan lebih baik hasil yang diperoleh pada anak-anak.
Jika kata bukan merupakan bagian dari Kosakata Anda sehari-hari, jika Anda berpikir bahwa dalam satu hari Anda telah mengatakan anak-anak Anda lebih dari 20 kali dan, jika sekarang adalah anak-anak yang terus-menerus mengatakan tidak… mungkin sudah saatnya untuk mencari cara lain untuk mengatakan tidak untuk anak-anak secara positif. Sangat mungkin!
Ibu dan ayah, kita cenderung untuk menggunakan yang tidak dengan anak-anak di jalan konstan: Jangan di ayunan, tidak membuka laci itu, tidak meninggalkan apa-apa di piring, tidak naik, tidak turun, Jangan masukkan, tidak meninggalkan… Ini adalah konstan dan terus-menerus untuk menjadi tidak ada di sini dan tidak lebih dari sana. Itu aneh bahwa anak-anak kita pergi melalui tahap tidak dengan penyebaran ini kita?
Kenyataannya adalah bahwa terlalu banyak tidak akan mengirimkan pesan negatif untuk anak-anak kita,jual sprei waterproof  dengan cara yang sama bahwa orangtua yang mengatakan ya untuk semuanya anak-anak mereka, bisa bertanggung jawab atas perilaku anak tiran atau bahkan frustrasi mereka jika hari yang baik mereka mengatakan satu No.
Idealnya, ada keseimbangan antara ya dan tidak, atau lebih baik lagi, yang kita belajar untuk mengatakan tidak untuk anak-anak dengan cara yang positif, yang mengatakan, tanpa mengucapkan kata No.
Dan, tidak mengatakan kepada anak-anak tanpa mengatakan tidak sesuatu yang mungkin, dan juga jauh lebih menguntungkan bagi mereka. Kenapa bisa begitu? Jadi anak-anak akan mengerti dan memahami lebih baik makna dari aturan-aturan yang kita, mereka akan lebih bertanggung jawab untuk mengetahui bahwa tindakan memiliki konsekuensi, akan bertindak lebih secara otonom, memiliki harga diri yang lebih baik, akan ada lebih harmoni di rumah, meningkatkan keterampilan mereka dan menemukan kapasitas mereka menghindari amukan, tantrums, teriakan dan Angers.
Ide-ide untuk mengatakan tidak untuk anak-anak dengan cara yang positif
Tabel di atas mengandung beberapa contoh bagaimana hanya dengan mengubah bahasa, Anda mengungkapkan hal yang sama, Singkatnya, bertanya kepada anak tidak melakukan sesuatu atau katakan padanya bahwa kita tidak bisa melakukan sesuatu.
Jika kita menggunakan yang tidak terus-menerus sebagai: saya tidak dapat bermain dengan Anda, Anda tidak bisa pergi ke Taman, tidak mengambil tablet atau tidak memukul adikmu. Pesan negatif dan kami juga yang menyalahgunakan no dan dengan itu kita menjalankan resiko bahwa mereka tidak mendengarkan kita.
Anda dapat menyimpan tidak untuk sesuatu yang benar-benar penting, sesuatu yang menimbulkan bahaya bagi anak Anda, seperti menyeberang jalan tanpa pergi dengan tangan, atau mengintip di jendela dan sisanya dari hal-hal menggunakan formula yang positif. Dengan cara ini, kita dapat mengubah pesan yang mengatakan mereka, bagaimana kami bermain setelah membuat tempat tidur; Hari ini daripada pergi ke Taman, kami akan mengatur menyenangkan permainan di rumah; Bila Anda menyelesaikan tugas, Anda dapat mengambil tablet; Jika Anda menekan saudara Anda, ia tidak akan ingin untuk bermain dengan Anda.
Ini bukan pertanyaan tidak menyangkal anak hal, bahkan orang tua harus melakukannya untuk menerapkan disiplin, memaksakan norma-norma, memperkuat karakter anak, Singkatnya, untuk mendidik dirinya. Namun, ketika kita mengatakan itu 20 kali, ia kehilangan semua makna. Mengatakan tidak untuk anak-anak di positif cara kita bisa:
-Menyarankan hal lain yang dapat Anda lakukan: jika kita tidak dapat pergi ke Taman, kita bisa memasak di rumah, bermain papan permainan, cat…
-Menunda permintaan sampai Anda membuat: jika saat itu Anda tidak dapat melakukan apa yang Anda inginkan atau sedang sibuk, kami dapat meninggalkan itu untuk lain waktu, tetapi kita harus ingat untuk mematuhi.
-Jelaskan apa yang akan terjadi jika Anda melakukan apa yang Anda inginkan: jika Anda menekan kakak Anda, jika Anda melanggar mainan, jika Anda melihat jendela, mungkin ada konsekuensi, kita harus menjelaskan mereka.
-Memperjelas aturan: sebelum tiba saatnya untuk mengatakan tidak menjadi pernak-pernik, tidak melewatkan genangan air atau tidak untuk melihat lebih banyak waktu televisi kita harus memberitahu mereka apa aturan yang kita miliki di rumah dan mengapa. Dengan cara ini, mereka akan mengantisipasi jawaban.
-Menggunakan humor.

Tahapan tugas pekerjaan rumah sesuai usia anak

Orangtua cenderung menganggap anak-anak kita bayi jauh lebih lama daripada yang sebenarnya. Kami mengambil tugas-tugas seperti membuat mereka tempat tidur, mengambil mainan mereka atau bersiap pakaian mereka bahkan ketika mereka bisa melakukannya tanpa masalah.

 

Jauh dari membantu mereka, kami perjudicándoles dengan sikap seperti ini. Kami tidak mengizinkan mereka untuk menjadi mandiri, untuk tumbuh, belajar, atau untuk menjadi mandiri. Selain itu, kami juga menyakiti diri kita sendiri, karena selain tugas kerja dan rumah, kita melakukan kejahatan besar yang mengganggu kita orang tua, anak-anak, mengisi stres. Untuk menghindari hal ini, di Guiainfantil.com kami mengusulkan tabel ini tugas yang seorang anak dapat membuat menurut umur nya.

 

Tugas pekerjaan rumah untuk anak-anak untuk membantu di rumah berdasarkan usia mereka

 

Metode Montessori yang, diakui oleh para ahli dari seluruh dunia, memiliki tiang otonomi anak. Selain itu, para ahli, pendidik dan psikolog advokat yang sama. Anak-anak bisa berpakaian sendiri, mengikat sepatu mereka, mengambil kamar mereka, Meja, memuat mesin cuci piring, membuat tempat tidur mereka… Orang tua, pada banyak kesempatan, tidak menuntut pekerjaan rumah tangga ini dari anak-anak dan kami orang-orang yang membuat mereka malas dan tidak akuntabel.

 

Namun, untuk anak bertanggung jawab, kita harus melengkapi dirinya dengan kemampuan untuk menjadi wiraswasta, agar dapat melakukan tugas-tugasnya rumah tangga, dan melakukannya dengan baik. Namun, kita tidak memerlukan 2 tahun untuk membuat tidur nya, atau 4-orang untuk mengambil anjing untuk berjalan-jalan. Hal ini penting untuk mempertimbangkan usia anak atau jatuh tempo momentum untuk permintaan tanggung jawab.

 

Di Guiainfantil.com, kami telah mengembangkan tabel ini tugas-tugas rumah tangga yang menunjukkan bagaimana sprei waterproof motif Anda dapat meminta anak Anda sesuai umur mereka. Oh, dan jangan menunggu untuk besok, anak Anda dapat mulai hari ini, cetak dan mengingatkan dia setiap hari.

 

Bagaimana untuk mendapatkan anak-anak untuk memenuhi tugas rumah tangga tabel

 

Tabel ini tugas ini terinspirasi oleh tabel Montessori, namun, di Guiainfantil.com kami telah disesuaikan berdasarkan pengalaman kami dan dari para ahli kami telah berkonsultasi. Membuat pertemuan dapat menjadi tugas yang sulit, tetapi itu tidak akan jika kita terus-menerus dan melaksanakan tips:

 

-Penguatan positif: hal ini sangat penting bahwa kita mengingatkan anak-anak kita seberapa baik mereka melakukan pekerjaan rumah tangga. Memuji dan memuji karya anak di memiliki dampak yang dramatis pada dirinya.

 

-Menjelaskan bagaimana tugas selesai: kita tidak bisa mengambil untuk diberikan bahwa mereka harus tahu bagaimana untuk melakukannya, kita harus mengajarkan mereka untuk menjaga mereka mainan, melipat pakaian mereka atau untuk pot lulur. Untuk menemani mereka dan membimbing mereka dalam tugas-tugas rumah adalah fundamental.

 

-Untuk menjadi contoh: jika kita teratur, kami berangkat besok tugas kami atau protes setiap kali kita harus membawa mereka keluar, anak-anak akan meniru perilaku kita dan menjadi malas.

 

-Jadilah mengetahui kemampuan anak Anda: Anda tidak perlu setia kepada tabel tugas rumah kami telah disusun, Anda dapat membuat sendiri dengan memperhitungkan kemampuan dan kemampuan anak Anda. Anda mungkin mampu lebih dari 5 tahun, atau Anda harus menurunkan bar.

Kunci untuk belajar membaca dan menulis pada anak-anak

Beberapa anak, pada permulaan pembelajaran keaksaraan (yang, di sisi lain, menjadi semakin dewasa sebelum waktunya di bidang pendidikan), menemukan kesulitan dalam Surat-surat denominating, mulai membuat Serikat buruh pertama antara mereka, dll.

 

Anak-anak kecil menunjukkan, hampir dari kelas pertama, yang mereka tidak mengelola untuk pergi ke irama yang lain. Tetapi jika masalah ini terdeteksi dini dan langkah-langkah diletakkan di tempat, dalam kebanyakan kasus anak-anak ‘bisa di mobil’ tanpa terlalu banyak kesulitan.

Apa itu fonologis kesadaran pada anak-anak

 

Kesulitan-kesulitan ini kita berbicara tentang sering ditandai oleh fonologis hati nurani kekurangan, dasar untuk akuisisi membaca dan menulis.

 

Fonologi kesadaran terdiri dari kemampuan untuk mengasosiasikan suara bahasa lisan (fonem) untuk representasi grafis atau tertulis (grapheme) dan untuk memahami, Selain itu, kombinasi tanda grafis ini menghasilkan unit (suku kata) yang, pada gilirannya, dapat membentuk lebih kompleks yang dengan penuh makna (kata). Kemampuan untuk memiliki manajemen ini adalah, seperti yang kita katakan, kunci untuk pembelajaran keaksaraan.

 

8 kegiatan untuk mempromosikan kesadaran fonologis pada anak-anak

 

Tugas berikut ditujukan untuk anak-anak yang mampu memanipulasi struktur mereka, mereka, omitiéndolas, dll. Semua usulan modalitas lisan dan mereka akan berguna juga visual atau manipulatif sumber daya yang ingin menggunakan.

 

1. kata daftar: ‘ Mari kita mengucapkan kata-kata yang bisa kita pikirkan dimulai dengan suku PA, seperti misalnya: bebek ‘. Kegiatan ini dapat menjadi berpose dari format yang sangat berbeda, seperti yang dikenal ‘Havana telah datang sebuah kapal yang sarat dengan…’. Frasa ini digunakan untuk memperkenalkan elemen yang dimulai dengan suku kata atau suara yang memilih orang dewasa.

 

2. manusia Kalkulator: menghitung berapa banyak syllables Anda memiliki sebuah kata atau apa jumlah kata menyusun kalimat sederhana.

 

3. Zampasílabas: Menemukan suku kata kita telah diabaikan dalam kata-kata yang dikeluarkan secara lisan, misalnya: Esca __.

 

4. suku kata pencuri: Hal ini sekarang anak yang harus menghapus suku kata kita bertanya. Misalnya: bagaimana akan kata ‘jendela’ suara jika kita dihapus suku kata kedua?

 

5. ejaan: Kami meminta sedikit satu untuk menebak apa kata fonem yang kita penamaan sesuai dengan. Misalnya: / s /, / a /, / p /, /

 

6. suku kata kotak: Seperti mekanisme mengubah roda mobil balap, anak harus menggantikan suku kata tertentu dalam satu kata lain yang kami tawarkan. Misalnya: Bagaimana adalah saku kata jika kami mengubah suku kalau bagi saya?

 

7. fonem/kambuh suku kata: mengidentifikasi fonem atau suku kata umum untuk dua kata yang berbeda. Contoh: Suara apa dapat yang berbagi oleh serigala? Atau apa suku kata yang sama dalam kata-kata yang lengkap dan ulang tahun?

 

8. kata dirantai atau saya lihat-saya melihat: dua klasik ideal untuk perjalanan panjang dengan mobil, berjalan jalan, dalam perjalanan ke sekolah,…

 

Tugas ini yang menyenangkan untuk anak-anak kita dan bahkan lebih jadi ketika mereka disajikan sebagai permainan yang otentik. Oleh karena itu, kami mendorong Anda untuk memberi mereka menarik judul dan untuk menunjukkan sikap yang dinamis yang mengundang mereka untuk berpartisipasi. Dengan cara yang sama, jangan lupa bahwa penguatan positif akan penting bagi anak-anak didorong dan ingin terus bekerja, seperti kata kasih sayang atau Roh akan pahala yang terbaik.
anak kurang gizi

Kurus Seperti Anak Kurang Gizi? Ini Solusi Untuk Bunda

Melihat anak tumbuh besar memang bahagia rasanya. Masalahnya, tidak semua anak otomatis memiliki berat badan prima. Ada beberapa anak yang begitu kurus hingga rasanya kalau angin bertiup kencang, si kecil bisa turut terbang bersamanya. Badan kurus seolah menandakan anak kurang gizi meskipun nyatanya orang tua telah berusaha memberikan terbaik. Memberi makan anak dengan junk food atau makanan instan tidak terasa tepat.

Masalahnya, jika memang makanan cepat saji membuat anak tambah besar, isi tubuh anak belum tentu sehat malah bisa berujung obesitas. Saat ini, lebih dari separuh penduduk dunia sudah terkena obesitas. Gendut itu tidak masalah asalkan memang gendut berisi. Dengan daftar makanan berikut ini, ayah dan bunda bisa mengembangkan badan anak dengan cara yang sehat tentunya.

  • Telur
    Makanan merakyat untuk segala macam masakan apalagi kalau bukan telur ? dari panggang, rebus, bakar, sampai mentah telur tetap layak dikonsumsi. Harganya yang bisa lebih murah dari delapan belas ribu per kilo dengan daya tahan yang cukup lama menjadikan telur salah satu bahan makanan wajib dalam setiap rumah tangga, kecuali jika ada yang alergi. Telur dapat disajikan sebagai hidangan utama atau hanya sebagai pendukung cita rasa suatu masakan sehingga variasi makanan setiap hari menjadi mungkin.
    Ternyata, di balik bentuk bulat sederhana tersimpan kandungan bermanfaat dalam rangka perbaikan gizi. Telur merupakan salah satu sumber protein yang cukup terjangkau kantong. Pada 100 gram telur saja, tersimpan paling tidak tiga belas gram protein. Tidak hanya itu, telur juga mengandung vitamin A dan B1 yang sangat berguna untuk tumbuh kembang anak. Terlebih lagi, dalam sekali penyajian hanya memerlukan kurang lebih 2 telur saja untuk menjaga anak tetap kenyang pada pagi hari. Bisa dibayangkan betapa banyak manfaat yang bisa didapat hanya dengan menyediakan telur di rumah?
  • Daging merah
    Dibanding bahan makanan lain, daging merah masih memegang deretan makanan yang cenderung lebih mahal. Olahan daging merah seperti sosis dan jajanan lain memang cenderung lebih murah ternyata tidak sama dengan daging merah. Apabila ayah atau bunda memiliki uang yang cukup, sebaiknya memilih daging merah segar dibanding daging olahan kemasan. Lebih baik lagi jika ayah dan bunda tahu pasti dimana pengasok daging atau tempat pemotongan daging sehingga daging yang dihidangkan memang penuh gizi. Kandungan utama daging merah yang diinginkan banyak orang ada pada zat besi dan lemak. Kedua kandungan tersebut akan sangat membantu tumbuh kembang si kecil sehingga menjadi lebih kuat dan kokoh baik dari dalam maupun luar. Zat besi juga sangat diperlukan oleh darah untuk menjaga fungsi tubuh. Kalau anak tidak terbiasa makan daging merah cobalah mencampurkan daging merah dengan bahan lain seperti sup.
  • Alpukat

Buah alpukat sepertinya begitu pasaran hingga nyaris semua restoran menghidangkan alpukat dalam bentuk jus. Usut punya usut, selain rasa alpukat yang memang lezat, buah alpukat bisa jadi pilihan makanan anak kurang gizi yang tepat. Alpukat terkenal dengan kandungan lemak yang melimpah, kendati demikian lemak dalam alpukat bukan lemak sembarangan melainkan mono saturated fat alias lemak baik. Dengan hadirnya lemak baik maka anak akan lebih bisa menambah berat badan dalam kondisi yang cukup sehat. Sebagai orang tua, sebisa mungkin anak membesar tapi tidak seperti tong berbunyi nyaring. Nutrisi dalam alpukat juga tidak dapat diremehkan, bahkan daya tahan tubuh bisa cukup terlindungi dengan asupan gizi yang cukup.
Alpukat bisa disediakan dalam bentuk minuman atau menggantikan selai buah dan sebagai pengganti minyak, tinggal sekena hati orang tua.

  • Mentega kacang

Tekstur lengket dengan rasa yang cukup kuat adalah ciri – ciri mentega kacang. Beragam merek di pasaran juga menawarkan mentega kacang. Sebagai salah satu penambah rasa dalam makanan, mentega kacang menduduki peringkat atas. Rasa kacang tidak dapat dipungkiri menggoyang lidah. Bukan rahasia lagi jika mentega kacang bisa menaikkan berat badan sehingga banyak orang yang menginginkan penurunan berat badan memilih menghindari mentega kacang. Tenang saja, mentega kacang tidak selalu berada dalam kubu negatif. Kacang sendiri mengandung lemak baik sama dengan alpukat. Menambahkan selai kacang pada roti saja sudah terasa enak. Kalau penambahan berat badan adalah hal yang orang tua idamkan pada anak, maka selai kacang harus hadir di rumah. Anak bisa bertambah gemuk dengan baik dan bukan menjurus obestitas.

  • Susu

Masa kecil rasanya tidak lengkap kalau tidak minum susu. Mulai dari air susu ibu sampai susu sapi keduanya sama – sama mendukung proses pertumbuhan anak. Bayangkan saja, dalam satu gelas susu sudah mengandung karbohidrat dan protein serta banyak nutrisi lain dalam satu paket. Wajar saja, jika susu menjadi salah satu rekomendasi makanan untuk anak kurang gizi. Tidak perlu muluk – muluk, cukup sediakan paling tidak 2 gelas susu dalam sehari. Ada beberapa anak yang tidak menyukai cita rasa susu namun ayah dan bunda tidak perlu khawatir. Susu nyaris sama dengan telur dimana bentuk susu bisa diolah dengan cara beragam. Selain itu, susu termasuk bahan makanan yang mampu mendukung masakan lain. Panekuk, telur dadar, dan sejenisnya termasuk masakan yang menggunakan susu sebagai fondasinya. Memang kreativitas juga diperlukan guna mengatasi anak kurang gizi.

Ayah Aku Bangga Padamu

Ayah Aku Bangga Padamu, Begitu kenang ku. Ketika remaja ayah gemar berolahraga. Bulu tangkis dan sepak bola menjadi kegemarannya, sejak tahun empat puluhan sampai tahun lima puluhan bergabung dalam klub sepak bola “Al-Hilal” Pekalongan. Ia banyak ikut bertanding ke berbagai kota di Indonesia, kesejumlah kota di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur. Pernah juga bermain di lapangan Ikada di Jakarta sampai Medan, Sumatra Utara.

Sejak usia muda, ayah senang berorganisasi. Ketika usia pelajar sudah aktif di PII (Pelajar Islam Indonesia), kemudian GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia). Ayah  aktif di Al Irsyad, sebagai Ketua Cabang Al Irsyad Pekalongan, Ketua Parmusi (Partai Muslimin Indonesia), Pengurus PPP (Partai Persatuan Pembangunan) dan Anggota DPRD Pekalongan selama 3 periode (1971-1987).

Jiwa berorganisasi itu diturunkan kepada anak-anaknya. Ayah  mendorong anak-anaknya aktif di organisasi. Sekitar tahun 1967, organisasi Pelajar Al Irsyad Pekalongan, menyelenggarakan acara perkaderan yang diselenggarakan setiap hari ahad. Anak-anaknya ditanya (pada saat itu usia SMP), apakah ikut kegiatan perkaderan? Ayah akan marah besar seandainya jawabannya tidak!

Bisa jadi, sebagai orang pergerakan, bergaul dengan banyak orang dan beragam karakter, telah menempanya sebagai pribadi yang tangguh dan gigih. Ia memegang amanah dengan apa yang telah diberikan umat kepadanya. Ujian dan cobaan hidup disikapinya dengan  istikomah. Tatkala prahara fitnah menerpanya, ia pun tetap tegar, sabar, dan gigih dalam mempertahankan apa yang telah diyakini kebenarannya. Dengan modal  seperti itu, maka fitnah yang menimpanya lambat laun menjauh, dan kebenaran mengemuka. Para pemfitnahnya pun, akhirnya, satu per satu meminta maaf padanya. Dan ia adalah seorang yang pemaaf.

Bahkan, ketika salah seorang yang pernah memfitnahnya mendapat “ancaman” dari para muridnya, ayah adalah orang yang paling depan menjamin agar yang bersangkutan jangan disentuh. Bagaimana orang yang telah difitnah malah pasang badan agar pemfitnah tidak mendapat gangguan? Sebuah kesabaran yang tidak akan muncul secara tiba-tiba, tapi lewat berbagai perjalanan dalam beraktifitas di medan dakwah.

Mainan Unik Untuk Anak

Selama ini saya melihat anak laki-laki saya yang berusia 3 tahun lebih sering bermain robot-robotan dan juga mainan mahal lainnya yang dibeli di mall atau toko mainan. Hal ini tidak terlepas dari peran istri saya yang memang sangat gemar berbelanja. Jika sudah pergi berbelanja maka dapat menghabiskan waktu hingga setengah hari. Meskipun yang dibeli sedikit namun istri saya sangat suka untuk melihat aneka harga yang ditawarkan.

Kemudian saya berpikir bagaimana caranya agar anak tersebut belajar untuk mengenal mainan yang lebih edukatif. Mainan yang mampu untuk merangsang kreativitas sang anak. Mainan tersebut juga akan membuat anak menjadi seorang anak yang penyabar, tekun dan pantang menyerah.

Setelah sekian lama merenung kemudian saya teringat dengan mainan masa kecil saya. Wah kenapa saya tidak mengajarkan kepada dia tentang origami.

Apalagi saat ini origami banyak sekali dimainkan oleh anak-anak dan juga orang dewasa. Ini akan menjadi sebuah trik bagus agar anak semakin kreatif.

Lalu saya ambil kertas dan mencoba untuk membuat pesawat kertas dengan desain sederhana. Setelah mencoba beberapa kali akhirnya saya berhasil juga untuk membuatnya. Wah sangat senang sekali rasanya. Lalu saya mainkan pesawat kertas tersebut agar dilihat oleh anak. Wah ternyata anak saya kurang tertarik karena setelah saya terbangkan berkali-kali dia tetap saya asyik dengan mainannya. Kemudian saya lihat wajah sang istri yang tersenyum dengan tingkah laku saya tersebut.

Akan tetapi, saya tidak menyerah begit saja. Langsung saja saya ambil selembar kertas dan saya bawa dekat dengan anak. Di sampingnya saya mulai melipat kertas tersebut dan saya lihat sekilas sang anak mulai tertarik dan memperhatikan saya. Kemudian setelah jadi pesawat kertas langsung saja saya terbangkan pesawat kertas tersebut.

Wah bagus banget papi mainannya, saya mau belajar. Terdengar suara anak saya berkata demikian. Ucapan tersebut memang saya tunggu-tunggu dan dengan hati riang saya ajarkan kepadanya bagaimana cara membuat pesawat kertas tersebut. Cukup sulit mengajarkannya karena dia belum terbiasa melipat kertas. Padahal ini adalah desain origami yang paling mudah dan cepat untuk dilakukan.

Kemudian dengan membimbingnya secara perlahan dan sabar akhirnya sang anak berhasil juga membuat pesawat kertas tersebut. Lalu dia mencoba menerbangkannya dan berhasil terbang meskipun tidak begitu jauh. Terdengar suara anak yang teriak kegirangan dengan kegiatan tersebut. Wah berhasil juga saya memberikan mainan unik untuk anak.

Seperti tidak ada puasnya, anak saya mencoba untuk membuat pesawat kertas tersebut hingga ada puluhan jumlahnya. Saya biarkan saja sampai kertas ukuran A 4 tersebut habis. Karena ini adalah momen pertama sang anak belajar origami. Jangan sampai rasa bahagianya hilang hanya karena dilarang menghabiskan 50 lembar kertas A4. Nantinya kertas bekas tersebut akan bisa saya gunakan kembali untuk mempelajari desain origami lainnya.

Hadiah Menarik Untuk Anak Perempuan

Selama ini anak perempuan selalu identik dengan permainan boneka. Sepertinya hanya mainan itu yang cocok untuk mereka. Padahal ada banyak mainan lainnya yang pastinya akan sangat disukai oleh anak perempuan. Sebagai contoh jika anda membawa anak perempuan anda bermain di kolam bola maka mereka pastinya akan sangat senang sekali. Padahal mandi bola identik dengan permainan anak laki-laki.

Tidak hanya itu, anak perempuan juga sangat senang sekali untuk bermain seluncuran. Mereka menganggap itu adalah mainan yang paling menyenangkan dan menghibur. Oleh karena itu, jangan biarkan anak perempuan anda hanya bermain boneka saja. Berikan juga jenis mainan lainnya yang menghibur agar kreativitas dan kemampuan anak akan berkembang dan tidak monoton.

Seperti pada video di atas tampak dengan jelas seorang anak perempuan yang bergembira bermain bubble gun. Dia dengan sangat antusias membuat gelembung-gelembung dari air sabun dengan bantuan senjata yang sebenarnya lebih berfungsi sebagai penghembus. Hembusan udara yang dihasilkan oleh senjata tersebut akan membuat air sabun mengeluarkan gelembung-gelembung udara. Permainan ini cocok untuk dimainkan oleh anak laki-laki dan juga anak perempuan.

Apakah ada lagi hadiah menarik untuk anak perempuan selain boneka ? Tentu saja ada, ada banyak jenis permainan lainnya yang menarik dan akan disukai oleh anak perempuan. Contohnya bermain sepeda. Apakah hanya anak laki-laki yang suka bermain sepeda.

Tentu saja tidak, karena anak perempuan juga sangat senang bermain sepeda. Mungkin yang membedakan diantara keduanya adalah skill anak laki-laki lebih hebat dari anak perempuan. Anak laki-laki juga dapat memacu sepedanya lebih cepat daripada anak perempuan.

Selain sepeda pastinya anak laki-laki dan anak perempuan juga senang bermain game. Mungkin jenis gamenya akan berbeda namun tidak menutup kemungkinan sama. Apalagi jika kedua anak tersebut masih balita, pastinya akan sangat senang bermain game yang mengajarkan untuk berhitung, mengenal hewan, dan lain sebagainya. Jenis-jenis game edukatif pastinya akan menjadi hadiah menarik bagi anak perempuan dan juga anak laki-laki.

Itulah sebabnya jangan sampai anda membiarkan anak perempuan anda hanya bermain boneka saja. Anda juga harus memberitahukan atau mengenalkan kepada mereka jenis permainan lainnya yang tidak kalah asyiknya dibandingkan dengan permainan boneka. Bilaperlu anda juga mengajarkan mereka untuk membuat makanan-makanan yang sederhana. Makanan tersebut seperti membuat agar-agar, membuat jelly, dan sebagainya yang pastinya akan sangat disukai oleh mereka.

Didiklah anak dengan beragam mainan yang edukatif dan selalulah ingat bahwa dunia anak adalah dunia bermain. Jangan mendidik anak terlalu kaku seperti mereka yang telah dewasa karena belum saatnya anak kecil diajak untuk lebih serius. Mereka akan lebih suka dengan situasi serius namun santai. Atau dapat juga dikatakan belajar namun juga bermain.