Pembukaan Museum Nasional Peradaban Mesir

Hasil gambar untuk The Opening of the National Museum of Egyptian Civilization
Kairo, ibukota Mesir, mungkin kota yang host jumlah terbesar dari museum di seluruh dunia. The Egyptian Museum of Antiquities akan menjadi bintang dari seluruh museum di Kairo sering dikunjungi oleh semua wisatawan yang menghabiskan liburan mereka di Mesir. Namun, Kairo tuan rumah tidak kurang dari 30 sampai 40 museum dengan segala macam menampilkan dari era yang berbeda.

Selama periode terakhir, kota seribu menara menyaksikan pembukaan museum baru yang menarik. Museum Nasional Peradaban Mesir yang sebagian dibuka pada bulan Februari. Museum ini cukup luar biasa dan wisatawan yang berwisata Mesir didorong untuk mengunjungi mereka saat mereka berada di Kairo.

Gagasan tentang membangun sebuah museum nasional peradaban Mesir muncul pada tahun 1982, ketika UNESCO mengumumkan akan membangun museum tersebut bersama-sama dengan Museum Nubian di Aswan. Peletak dasar museum didirikan pada tahun 2002. Saat ini, Museum Nasional Peradaban Mesir menyambut beberapa pengunjung yang melakukan perjalanan ke Mesir.

Museum ini memiliki luas permukaan besar dari 33,5 hektare dengan luas permukaan bangunan menjadi 130.000 meter persegi. Diharapkan museum akan menampilkan 50.000 pameran dari berbagai periode sejarah Mesir berakhir dengan potongan-potongan kontemporer. Kompleks ini juga memiliki rumah penyimpanan yang dilengkapi mengikuti teknologi terbaru yang digunakan dalam museum terkenal lain di seluruh dunia seperti Louver dan British Museum.

Pembukaan parsial dari Museum Nasional Peradaban menjadi tuan rumah pameran kerajinan Mesir selama bertahun-tahun. Koleksinya meliputi potongan 42o yang menunjukkan empat kerajinan tradisional Mesir unggul dalam memproduksi; tembikar, pertukangan, perhiasan, dan tenun. Koleksi ini menampilkan akan menarik banyak wisatawan dari tempat yang berbeda di seluruh dunia yang mengunjungi Mesir.

Menampilkan menunjukkan kerajinan Mesir termasuk pameran dari Mesir Museum of Antiquities, Museum Tenun di Al Mui’z Street, Museum Koptik, dan Museum Seni Islam. Hal ini selain penyimpanan dari Museum Nasional Peradaban Mesir. Hasilnya ternyata cukup terkenal dan kagum para peserta dalam upacara pembukaan.

Di antara menampilkan yang paling menarik dipamerkan di Museum Nasional Mesir Peradaban termasuk beberapa koleksi tembikar yang tanggal kembali ke era pra-dinasti di Mesir. Ada juga kursi yang dimiliki ibu dari Raja Cheops, pembangun Grand Piramida Giza. Wisatawan yang tur Mesir yang cukup direkomendasikan untuk mengeksplorasi museum.