Tag Archives: anak kurang gizi

anak kurang gizi

Kurus Seperti Anak Kurang Gizi? Ini Solusi Untuk Bunda

Melihat anak tumbuh besar memang bahagia rasanya. Masalahnya, tidak semua anak otomatis memiliki berat badan prima. Ada beberapa anak yang begitu kurus hingga rasanya kalau angin bertiup kencang, si kecil bisa turut terbang bersamanya. Badan kurus seolah menandakan anak kurang gizi meskipun nyatanya orang tua telah berusaha memberikan terbaik. Memberi makan anak dengan junk food atau makanan instan tidak terasa tepat.

Masalahnya, jika memang makanan cepat saji membuat anak tambah besar, isi tubuh anak belum tentu sehat malah bisa berujung obesitas. Saat ini, lebih dari separuh penduduk dunia sudah terkena obesitas. Gendut itu tidak masalah asalkan memang gendut berisi. Dengan daftar makanan berikut ini, ayah dan bunda bisa mengembangkan badan anak dengan cara yang sehat tentunya.

  • Telur
    Makanan merakyat untuk segala macam masakan apalagi kalau bukan telur ? dari panggang, rebus, bakar, sampai mentah telur tetap layak dikonsumsi. Harganya yang bisa lebih murah dari delapan belas ribu per kilo dengan daya tahan yang cukup lama menjadikan telur salah satu bahan makanan wajib dalam setiap rumah tangga, kecuali jika ada yang alergi. Telur dapat disajikan sebagai hidangan utama atau hanya sebagai pendukung cita rasa suatu masakan sehingga variasi makanan setiap hari menjadi mungkin.
    Ternyata, di balik bentuk bulat sederhana tersimpan kandungan bermanfaat dalam rangka perbaikan gizi. Telur merupakan salah satu sumber protein yang cukup terjangkau kantong. Pada 100 gram telur saja, tersimpan paling tidak tiga belas gram protein. Tidak hanya itu, telur juga mengandung vitamin A dan B1 yang sangat berguna untuk tumbuh kembang anak. Terlebih lagi, dalam sekali penyajian hanya memerlukan kurang lebih 2 telur saja untuk menjaga anak tetap kenyang pada pagi hari. Bisa dibayangkan betapa banyak manfaat yang bisa didapat hanya dengan menyediakan telur di rumah?
  • Daging merah
    Dibanding bahan makanan lain, daging merah masih memegang deretan makanan yang cenderung lebih mahal. Olahan daging merah seperti sosis dan jajanan lain memang cenderung lebih murah ternyata tidak sama dengan daging merah. Apabila ayah atau bunda memiliki uang yang cukup, sebaiknya memilih daging merah segar dibanding daging olahan kemasan. Lebih baik lagi jika ayah dan bunda tahu pasti dimana pengasok daging atau tempat pemotongan daging sehingga daging yang dihidangkan memang penuh gizi. Kandungan utama daging merah yang diinginkan banyak orang ada pada zat besi dan lemak. Kedua kandungan tersebut akan sangat membantu tumbuh kembang si kecil sehingga menjadi lebih kuat dan kokoh baik dari dalam maupun luar. Zat besi juga sangat diperlukan oleh darah untuk menjaga fungsi tubuh. Kalau anak tidak terbiasa makan daging merah cobalah mencampurkan daging merah dengan bahan lain seperti sup.
  • Alpukat

Buah alpukat sepertinya begitu pasaran hingga nyaris semua restoran menghidangkan alpukat dalam bentuk jus. Usut punya usut, selain rasa alpukat yang memang lezat, buah alpukat bisa jadi pilihan makanan anak kurang gizi yang tepat. Alpukat terkenal dengan kandungan lemak yang melimpah, kendati demikian lemak dalam alpukat bukan lemak sembarangan melainkan mono saturated fat alias lemak baik. Dengan hadirnya lemak baik maka anak akan lebih bisa menambah berat badan dalam kondisi yang cukup sehat. Sebagai orang tua, sebisa mungkin anak membesar tapi tidak seperti tong berbunyi nyaring. Nutrisi dalam alpukat juga tidak dapat diremehkan, bahkan daya tahan tubuh bisa cukup terlindungi dengan asupan gizi yang cukup.
Alpukat bisa disediakan dalam bentuk minuman atau menggantikan selai buah dan sebagai pengganti minyak, tinggal sekena hati orang tua.

  • Mentega kacang

Tekstur lengket dengan rasa yang cukup kuat adalah ciri – ciri mentega kacang. Beragam merek di pasaran juga menawarkan mentega kacang. Sebagai salah satu penambah rasa dalam makanan, mentega kacang menduduki peringkat atas. Rasa kacang tidak dapat dipungkiri menggoyang lidah. Bukan rahasia lagi jika mentega kacang bisa menaikkan berat badan sehingga banyak orang yang menginginkan penurunan berat badan memilih menghindari mentega kacang. Tenang saja, mentega kacang tidak selalu berada dalam kubu negatif. Kacang sendiri mengandung lemak baik sama dengan alpukat. Menambahkan selai kacang pada roti saja sudah terasa enak. Kalau penambahan berat badan adalah hal yang orang tua idamkan pada anak, maka selai kacang harus hadir di rumah. Anak bisa bertambah gemuk dengan baik dan bukan menjurus obestitas.

  • Susu

Masa kecil rasanya tidak lengkap kalau tidak minum susu. Mulai dari air susu ibu sampai susu sapi keduanya sama – sama mendukung proses pertumbuhan anak. Bayangkan saja, dalam satu gelas susu sudah mengandung karbohidrat dan protein serta banyak nutrisi lain dalam satu paket. Wajar saja, jika susu menjadi salah satu rekomendasi makanan untuk anak kurang gizi. Tidak perlu muluk – muluk, cukup sediakan paling tidak 2 gelas susu dalam sehari. Ada beberapa anak yang tidak menyukai cita rasa susu namun ayah dan bunda tidak perlu khawatir. Susu nyaris sama dengan telur dimana bentuk susu bisa diolah dengan cara beragam. Selain itu, susu termasuk bahan makanan yang mampu mendukung masakan lain. Panekuk, telur dadar, dan sejenisnya termasuk masakan yang menggunakan susu sebagai fondasinya. Memang kreativitas juga diperlukan guna mengatasi anak kurang gizi.